rizky_da_great

January 2, 2010

my first New Year’s wish

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 9:11 pm

Dear God tonight..

 i dont know.. i just feel so much hurt.. my heart feels broke and still damn sad.. i know it was only almost 4 months exactly, but deep inside.. i just feel like i was cheated and stabbed deeply.. that bad moment has been through almost 1 month, but i cant still forget the pain of that betrayel..

God.. please… I would never ask you to ease this pain. all i want is please make me double, triple, even multiple stronger to deal with this.. look at me, God i feel so stupid.. and shame on me.. can’t handle this very well then i got so much drunk that night with my friends.. and now i dnt know how to explain this to you… but please.. you’re my only hope.. i know. i am not a good servant for you, but deep inside i know You know that I never doubt You..

 God.. i cant sleep now.. cuz.. my heart still feels the pain clearly.. my tears would fall.. but i try so hard to halt them out.. Please… show me your power.. forgive my weaknes.. please.. please. i would never ask you to make him back for me.. no.. no.. i just want You to make me forget the feeling toward him.. 

God… only You whom knows w (more…)

June 15, 2009

ingin terus berdamai bersama diri-Mu..

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 1:54 am

1_742253570mYa Allah.. Tuhan pemberi nikmat dari ujung rambut dan kuku…

Aku kembali menyapaMu dalam embun yang kian mengering..

Sahutan penyeruMu terpantul pada dinding-dinding langit..

Ah.. beku hati ini leleh seketika, hanyut syahdu yang tak berujung..

 

Aku menitik air mata satu persatu.. memohon dalam lirihan doa…

Memohon ampun atas remajaku sebagai durhaka..

Seperti kali ini.. aku tegak telanjang hadapanMu.. tanpa apa yang kututupi sehelai pun..

Engkau dengan tajam menatapku tak henti.. dan aku menangis..

Karena malu dan rasa syukur dalam waktu bersamaan..

Ingatkah Engkau?

Emgkau memberi jalan yang sungguh berliku, Ya Allah..

Liku yang terjal penuh jurang.. Engkau meletakkanku pada bibir jurang yagn curam..sehingga angin pun dengan mudah merobohkan kakiku..

Dan Engkau memberi sedikit keberanian ini kepadaku utnuk bertahan memegang tanganMu.. tapi aku tidak.. aku melepaskan genggamanku dan memilih jatuh..karena aku tak sanggup menahan rasa getar di lututku untuk tetap bertahan..

 

Aku pun melempar diriku ke dalam sebuah jurang..

Engkau pun murka padaku..

Tapi aku menyadari dalam dadaku Engkau menatapku dengan tajam hingga aku mati sendiri..

Sebagai Tuhan Pemberi Keselamatan..

Engkau selalu setia berbicara padaku dengan bahasa yagn hanya aku yagn mengerti saat maut yang kutentukan sedang merabut urat tubuhku..

Engkau berbicara padaku.. tentang satu harapan dengan lembut..

Engkau berkata “PERCAYAKAH PADAKU?”

Entah keberanian apa yang Engkau susupkan di dalam hatiku, sebuah keberanian utnuk percaya kepada MU..

Ya.. aku memutuskan untuk percaya kepada Engkau Tuhanku…

Seketika.. Engkau mengusir maut yang telah memakan setengah hidupku.. dan menggenggam hatiku… dan membiakan aku kembali hidup to re-write my own story…

Yes.. thank you Allah SWT for giving me a second chance…

June 13, 2009

when I thought I Fell in love with somebody else… was it true?

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 12:04 pm

I don’t care about windy anymore.. I care about you..

we were in good and bad time with me in this company.. you used to help me..

I don’t want to lose you.. I wanna see you in your desk, seemed always busy till I buzzed you then you replied my calling..

 

I don’t care about windy anymore, because actually he never exist in my life.. he never helped me to get through this life..

I want you, because you gave me this earphone to help me listening to the music I like everyday and easing the stressful moment..

 

I don’t care about windy anymore. Cuz windy is impotency to make me happy..

I like you, because you gave me a breakfast in early morning..

 

Now I care about you..

I don’t care about windy (yakin??? Hmm.. heehee. Mudah2an aja sihhh.. hiihhih)

Did she commit suicide due to still virgin?? (reality of Christine Chubbuck)

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 11:59 am

28ZQ3QCAJWFK9PCAVXVW6FCAHB5UOBCANKQVYBCA2KHG3WCAUE9OS7CAEN1HDKCANOZTQDCAXAYL41CA03UNACCA219U12CAXQ52NRCA7YY2NICABXN28ACAR8FV9PCAKU004DCASSB7U2CAFKL9ILCASY9MJRHmm..temen-temen pasti sering la denger berita bunuh diri.. yang terakhir saya dengar sih beberapa hari yang lalu.. di hari itu *lupa uey hari apa* tengok berita katanya ada 4 oragn yagn melakukan bunuh diri dalam satu hari di Indonesia.. *tau siapa…*

 

ah yang gampannya aja.. mantan president korsel aja.. yagn Mei 23 kemarin mengakhiri nyawanya.. huhuhu.. *rame*

 

saya pribadi sih tidak asing dengna kata bunuh diri.. tapi bukan berarti saya pelaku bunuh diri, klo saya pelakunya, trus sapa dong yang posting note ini?? hahaha…

 

terus. saya coba mengingat kejadian bunuh diri apa yang membuat saya terkesan,  saya jadi tertarik mengingat ttg Christine Chubbuck, seorang penyiar berita televisi WWSB di Sarasota, Florida. pada tanggal 15 July 1974, dia mengakhiri hidupnya dengan cara yagn SPEKTAKULAHHH, beybehhh, jeding memblehhh…

 

pagi itu, dia yagn lagi bersiaran di program acara Suncoast Digest membahas ttg kasus penembakan (kl ga salah.. atau ttg bunuh diri ya/?) di restoran the Beef and Bottle di Bradenton airport. tapi tiba2 roll filmnya jammed dan ga bisa di run wktu mau liput berita tsb.. trus.. untuk mengantisipasi miss Chubbuck mengalihkan pemirsa tivi dengan mengambil revolver berkaliber 38 yg disembunyiinnya di tasnya dan berkata

“In keeping with Channel 40’s policy of bringing you the latest in blood and guts, and in living color, you are going to see another first — attempted suicide.”

dan DORRRRRR…!!! dia menembak belakang kepala hingga tewas di tempat..

 

usut punya usut.. dia telah beberapa kali mencoba bunuh diri, dia megnalami depresi berat dan punya kecenderungan untuk bunuh diri (suicidal tendecies)… kata keluarganya puncak depresinya karena sebulan lagi dia mau ulang tahun ke 30, tapi dia tak lebih mengencani dari 2 pria.. dan dia still virgin… (She lamented to co-workers her 30th birthday was approaching and she was still a virgin who had never been on more than two dates with a man)  *buseeeeettttt**

dan satu-satunya cowo yagn dia cintai ternyataaa GAY…!!!!

 

trus setelah saya tilik2 seharian ini… dulu dia masuk sekolah khusus wanita dan memulai suatu club dengna nama “Dateless Wonder Club”.. wah minder amat atau emang ada kecenderungan lesbian nih smp bikin club kaya gini??? padahal setelah saya liat di cuplikan dia saat bersiaran.. dia cantik kog… manis kaya gula gituuh deh.. eh.. tapi sihh masih manisan saya sih… *tidak mengelak* hahahayy

 

tapi eh tapi eh tapi lagiii. masa sih ada cewe bunuh diri hanya gara2 masih virgin??? *bertanya dengna tatapan terluka.. hiks* dalam hati berkata… “segituuuunyaaakaaahhhh??” T.T

 

betewe lagiii… klo saat tahun 1974 saya udha lahir.. trus sebelum berangkat ke play group saya menyempatkan nonton berita, dan tiba2 dng mata kepala saya sendiri si anchornya meledakkan kepalanya sendiri di depan pemirsa.. saya kan bertepuk tangan kegirangan.. karena pagi2 ternyata ada program berita komedi dan berkata pada mama “mommy, this is so much interesting me, watching the anchor blew her head up and making bleeding mark in our tv screen than singing ugly duckling song in play group”

 

dan lagiii teman2ku tercinta.. kisah nyata ini menginspirasi sebuah seri dengna judul BOULEVARD OF BROKEN DREAMS.. wah.. siga lagunya Green day.. jagnan2 dia juga terisnpirasi dari kisahnya si Cebock.. ehhh.. chubbuck.. hohohohoho… *pornoaksara uyy*

 

DAN YANG PALING SERUUU DARI SEMUAAA INIII..

christine tau ttg bunuh diri pertama kali dari berita ttg bunuh dirinya Hitler tahun 1945… (Hell Hitler) wah..ternyata christine sama saya punya kesamaan. sama sama tertarik pada Hitler…(not sexually ofcourse) , and the biggest question is.. apakah Christine suka kucing juga sperti saya??? Kalo iya.. berarti saya jgua punya kecenderungan untuk bunuh diri.. *hiks..hiks..hiks..*

 

her quote => COMMITTING SUICIDE IS SIMPLY WIN..

 

ini saya kasih sedikit ttg linknya dari internet.. (http://tosommerfugle.googlepages.com/christine-chubbuck)

klo mau cari cuplikan footagenya di youtube or else.. saya jamin gakan ketemu…

The actual footage can’t be found, even if you look around the internets hard enough, and only those who saw it the day that it happened got some lulz out of it

for sure, it was vanished shortly after the accident..

 

dan kata terakhir.. saya punya pesan utnuk orang-orang yagn punya kecenderungan untuk bunuh diri (emotionally unstable)

 

If you intend to kill yourself,

 

1) DO NOT tell anyone or they may try to stop you (except for who will most likely ask for camfeeds).

 

2)Remember, this is your only option; it’s the only way to escape the pain.

 

3) JUST DO IT!!

 

 

nb : if you are smart enough, just kindly ignore my advices…

 

 

my note about Christine Chubbuck :

 

IT’S SAD WHAT HAPPANED, BUT THE INDUSTRY ALWAYS WANTED VIOLENCE AND BLOOD TO SHOW ON TV…SHE PROVES THEY WERE WRONG…..SADLY IN THIS WAY… good job, girl!!!

a note in my diary ~dedicated to Windy-man~

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 11:48 am

100_0279tTepat pada 37°29′ LU 126°38′ BT aku berdiri menikmati udara sore di kota metropolitan Incheon, sebuah kota utama di pesisi barat Korea Selatan. Hiruk pikuk kendaraan memenuhi jalanan Ulwang-Dong, tapi hatiku sepi. Sesepi dunia seperti ruang buta yang hampa setia berputar pada porosnya.

 

Pada sudut-sudut kota kulihat hampir seluruh manusia di sini merayakan atas cinta. Laki-laki, perempuan, muda dan tua bersatu hanya karena cinta semalam buta. Tapi aku di sini hanya diam menyaksikan runtuhnya jejak-jejak rindu yang mati di tahap wishful thinking belaka.

 

aku bergegas menuju Daejeon, sekitar 2.5 jam dari Incheon. Air mataku mengalir, karena di saat saat seperti ini aku sangat merindukan kekasihku, Dewa Angin yang selalu berhembus ketika fajar tersenyum di negeriku. Pertautan cinta terlarang antara anak manusia dan seorang Dewa. Entah mengapa???

 

Sudah hampir semusim aku meninggalkanmu jauh dalam kenanganku, aku begitu kesepiannya hingga melarikan diri jauh ke negeri sebrang, sebab cinta padamu dan juga cinta pada diriku sendiri. Aku lari dari kemelut dan maut, karena ingin terus hidup demi berbagi batin denganmu. Tapi izrail terus membuntutiku kemana pergi.

 

Sebagai manusia yagn telah habis masa kanaknya, aku menegadahkan tangan memohon cintamu, tapi engkau tepis dengan berjuta diam yagn tak pernah kutau maknanya.

 

Ah Dewa angin yagn kucinta dalam jarak yagn tak tertepis, rindu ini seperti sajak yang tiap katanya membunuh ingatanku padamu, belum habis manis yagn kurasa sejak pertama kita membunuh waktu, tapi engkau telah menguap menuju pantai di senjanya Kaimana..

 

Hilir mudik menembus samudera pasifik utara , untuk terakhir kalinya aku memaksakan diri mengingatmu untuk merasakan dirimu berhembus dalam ingatanku dan pergi menarik diri menuju duniamu sendiri.. entah sampai kapan..

 

In my last memory… that day, when hopes vaporized in each poles.. I could see that eyes, I could see that smile, I could see the amazed feeling between heaven and earth..

And how I wish I could tell you how I missed when looked at in your eyes, but I know it’s not the time and place to get emotional..

 

Dalam mobil bersama Park Ji Hyeong, aku menyerahkan hidupku pada lauful mahfudz..

Bersamaan itu.. airmataku rintik, jatuh menyatu tenggelam dan mengalir bawah Daejeon Expo Bridge terbang bersama semilir angin Gyeongbu menuju anganku..

Akankah sampai padamu juga??

 

 

Nb : Masa 6 bulan tak mnyurutkan asa.. rasa ini masih ada dan hangat..

Bukankah itu yang semua orang cari??

 

 

Wed, 20 May 2009

Hmm…. Dear my old comrade.. dedicated to Ikeu..

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 11:44 am

3E3K5TCAXJ6J28CAO1OMXXCA2HW4FACA92ROQUCA7ZOZTMCAB93DK6CAQ74VGDCARTR3WMCAJETVQ2CACJ6ZLOCAX9Z5QQCAY1DP66CAT8QMMYCA94WDNSCAO8JUIGCA9MFE3ZCA6G70UQCAE9T1MMCASXLL2LSemalam baru saja menonton film yagn sangat membosankan “Rachel getting married”

*sigh*.. it’s totally bad shoot.. tapi satu hal yagn membuat saya bertahan untuk terus melototin film itu hingga selesai.. yaitu tokoh utama dari film tersebut dan tarung kelahi dalam dirinya.. sebuah pergolakan batin yang menuntutnya utnuk terus hanyut menghukum dirinya sendiri dari sebuah  masa lalu yang tidak pernah diharapkan..

 

Dari film ini saya jadi dibawa untuk terbang ke tahun 2002-2007, saat saya masih menduduki bangku SMA hingga tingkat 2 pada bangku kuliah.. pikiran saya dipenuhi dengan lawakan masa lalu antara saya dan seorang sahabat yagn berjuang di medan perang kehidupan. Seoragn sahabat yagn membukakan mata saya, tempat berbagi kesenangan dan kesedihan sekaligus teman yagn pernah mengajak saya untuk jatuh kedalam jurang yagn sangat dalam.. tapi saya memilih untuk memanjat kembali, sedang dia? Dia lebih senagn mati di dalamnya.

 

 

Lakon dalam film ini adalah Anne Hathaway, mereka berdua sangat mirip satu sama lain.. CANTIK DONG…??!! Yes.. Anne and Iteung are beautiful.

No.. no.. bukan itu yagn mau saya bahas..!!

Saya mengamati acting Anne dalam film itu, dan hanyut dalam tarung kelahi yagn ia sampaikan melalui tatapan matanya.. bohong jika saya bilagn saya tidak menangis (meski film itu sama sekali tidak membuat saya emosional).. tapi, tatapan itu sering saya dapati dari mata iteung.. tatapan akan kekecewaan yagn bertubi-tubi, namun bersikeras menipu diri dari segala pahitnya opera dunia bawah sadar..

 

Saya ingat kembali.. di saat hulu hilir manusia-manusia sepanjang jalan Cihampelas bandung.. iteung berbicara kepada saya tentang semua perlakuan dunia terhadapnya.. dan mulai secara konstan memprotes Tuhan.. tapi saya hanya diam.. karena tidak mengerti Tuhan..

 

Kembali hari demi hari kita lalui bersama.. bolos dari sekolah, menuju dunia luar. .. hmm.. apa yagn sebenarnya kita cari, teung?? Kebebasankah? Pengakuankah? Mencari diri kita sendiri kah?? Atau hanya ingin terus lari dari kenyataan dan hidup dalam dunia bodoh yagn kita ciptakan itu? Atau hanya ingin dimengerti? Atau hanya ingin menembus langit ke tujuh untuk melukiskan apa itu arti kekecewaan dari perempuan yagn masih berusia belasan tahun?

Atau juga hanya ingin sekadar melepas lelahnya hidup dengan melihat Bandung dari atas Hegarmanah?

 

Sampai pada akhirnya dia menyerahkan hidupnya pada awal Desember 2005. bohong jika aku tidak menangis karena akhirnya dia menyerah begitu saja. Bohong jika aku tidak mencium bau darah dan airmata yagn menetes di sepanjang jalan Buah Batu.. dan bohong jika mereka bilang “semua akan baik-baik saja”

 

4 bulan kemudian..

 

Saat itu usia saya juga masih belasan tahun.. saya masih tidak mengerti bagaimana cara membuat puisi-puisi jahat untuk dituliskan pada tebing jurang yagn iteung loncati.. saya hanya sesekali mendekati jurang itu.. dan melihat jauh kebawah.. sangattt dalam, gelap, dingin, tak ada kehidupan.. rasanya ingin menyerah juga, loncat dan mengakhiri cerita lama..

 

Guess what?? Would I committed to give up my life too??

 

The answer was..

 

YES on April 25th..!

 

 

Keesokan harinya,

Saya merasa berbicara kepada iteung.. bahwa I had risked all my life to prove that life was not worth to live in. tapi iteung tidak berkata apa2.. dia hanya tertawa.. mungkin baginya ini adalah lucu.. tapi bagi saya TIDAK!! Ini perkara SERIUS..!!

 

 

Lamaa sekali rasanya setelah terakhir bertemu iteung.. entah apa yagn terjadi pada dirinya sekarang..

 

 

Tapi…!!

Hmm .. lagi .. lagi .. tapi..!

Kehidupan sering tak berpihak padanya..

 

Dear comrade..

 

Berkali-kali ingatan ini jatuh pada masa lalu itu.. saat kita baru bisa belajar bagaimana cara meninggalkan dunia.. menuju dunia yagn hampa dan gelap.. tapi kita masih terlalu muda saat itu bisa memahami apa itu arti dari sebuah hidup mati dan kehidupan kematian..

 

 

~Rizky Anastasia~

April 21, 2009

tidak ada yang seberharga dan sebernilai manusia, tapi kami diperlakukan seperti sampah

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 6:31 am

1ghost4Bratislavia, April 21st 2009

 

Pagi ini seusai menyiapkan Bryndzové halušky untuk sarapan suamiku.. aku menatap pemandangan luar dari balik jendela kamar yang terbalut teralis besi.. kupandangi anak2 rantau dari Indonesia bersorak-sorai memenuhi Hviezdoslavova dengan pakaian adat tradisional masing-masing..

 

Kuingat lagi masa kanakku bersama kawan lamaku, Rengganis dan Syakuntala.. kami 3 orang sahabat yang bersama melarikan diri dari hitamnya kehidupan masa kecil. Kami sering mengikuti festival kartini setiap tanggal 21 April dari tahun ke tahun dengan menggunakan dodot kesayangan kami..

 

Rasa sakit di pelipis kiriku masih terasa, suamiku Jaroslav Gašparovič sering kali mendaratkan tangannya atau benda tumpul di atas tubuhku dengan keras dengan dan tanpa alasan yagn logis seperti tadi malam.

 

Ini adalah tahun ke 6 aku bersamanya dan ikut merantau ke negeri orang. Suamiku adalah seorang Supply Chain Management Coordinator di salah satu perusahan electronics terkemuka di dunia, sedang aku? Dulu selama 2 bulan Aku hanya seorang guru menengah atas di Gymnázium Alexandra Markuša Červenej armády (GAMČA), dulu kami mempunyai seorang putri bernama Alzbetka Gašparovičova, tapi tak lama anak semata wayang kami menderita Leukimia dan telah berpulang 3 tahun yang lalu, sejak itu kehidupan rumah tangga kami tidak seharmonis dulu dan kejiwaanku juga hanya setengah yang waras, begitu kata suamiku. Oleh karena itu, aku selalu dikurung di dalam flat sewaan yang menghabiskan uang sebanyak   625/ month

 

 

21 April (23 tahun yang lalu)

 

Seperti biasanya sebagai cah ayu jowo, Rengganis, Syakuntala dan aku pagi-pagi telah didandani cantik untuk berfestival di Solo dengan semangat meski tak satupun dari kami yagn berasal dari Jepara tapi rasa takzim kami kepada Ibu Kartini tak pernah lekang oleh usia-usia kami yagn beranjak dewasa.

Kami tak pernah henti hentinya bercerita tentang ibu Kartini yang telah memperjuangkan emansipasi wanita, memerdekakan wanita dari belenggu penjajahan sosial dan aspek lainnya.. Berangkat dari titik pikir seperti itu, setiap tahunnya kami sering mengadakan pertemuan pribadi untuk ngalor ngidul tentang kemerdekaan. Kemerdekaan seperti apa ya? Ya.. kemerdekaan bagi diri kami sendiri yang hilang ditelan masa kecil. Kemerdekaan yang selalu kami rindukan setiap malamnya. Kemerdekaan untuk bisa berteriak lantang mengenai siapa kami..

 

Kami tiga remaja yang berparas ayu, Di setiap garis wajah kami tersirat misteri dari jejak kehidupan yang pernah terlewati. Kami anak-anak remaja yagn berusaha terlihat normal dan bahagia. Kesedihan dan kekecewaan tentang hidup sering kami expressikan dalam bentuk lantunan macapat Jawa  Megatruh. Kami lahir dari liang senggama hasil persilangan haram, kami dikutuk dan dikucilkan. Karena kami tak punya bapak. Tapi berbeda dengan Syakuntala, dia punya Bapak tiri seorang mantri hebat di kampung, tapi kehebatannya sering sirna tatkala ia melihat dengan mata kepalanya sendiri Bapaknya menedangi dan menyeret ibu untuk dipukuli, syakuntala hanya diam menangis dan sering kali tangisannya mengundang cacian dari Bapak “Diam kamu, Dasar anak sundal, pembawa Sial!”

 

Berbeda dengan Rengganis, dia lebih bahagia dari Syakuntala karena ia tidak punya bapak, tidak ada yang bisa mencacinya dengan kata-kata kotor seperti itu, lebih bahagia dari syakuntala karena ia tidak perlu melihat ibunya harus dipukuli laki-laki dewasa. Tapi ia juga tak bahagia jika harus melihat dengan mata kepalanya sendiri jika ibunya sedang bersenggama dengan laki-laki yagn berbeda setiap harinya.

Rengganis sangat terpelajar dan elok rupanya. Banyak yagn tergila-gila dengan keelokan tubuhnya yagn putih bersih. Dia banyak belajar tentang agama tapi rengganis tak percaya tuhan.  Meskipun dia sering berbicara Extra Ecclesiam Nulla Salus (Ecclesiastical exclusivity) tapi ia tak percaya pada Katholik. Atau outside Christianity no salvation (Christianity exclusivity) ia pun tak percaya pada roh kudus dan Yesus atau bahkan ia sering sangat hafal dengan Surah Ali Imran ayat 19 => moslem exclusivity (The Religion before Allah is Islam (submission to His Will): Nor did the People of the Book dissent therefrom except through envy of each other, after knowledge had come to them. But if any deny the Signs of Allah, Allah is swift in calling to account), akan tetapi tak satupun ia mengimani, bagaimana dengan Budha dan Hindu? Dia tak peduli juga.

 

 

Sedang aku? Aku hanya seorang remaja yang bernama Gendis, tak kalah seperti teman-temanku, aku pun berparas cantik tak lain karena aku keturunan setengah manusia dan setengah peri. Suaraku merdu dan acap kali melantunkan macapat kematian. Jika aku bernyanyi maka seluruh peri alam raya mendatangiku dan meraung-raung seperti binatang kelaparan. Keluargaku? Aku tak ingat apakah aku punya keluarga atau tidak? Bapak dan Ibu bercerai jauh sebelum aku dilahirkan, kata Ibu, ayahku Peri hutan alias Genderuwo. Entah benar entah tidak, aku pun tidak pernah peduli. Ibu hanya penjaja nasi kucing, tapi sesekali juga melonte. Aku tidak peduli..

Diatara kedua sahabatku Aku sering merasa paling beruntung karena aku dipinang oleh bule slovakia di usia menginjak 24 tahun saat berlibur ke Jogjakarta. Tapi kehidupan seperti biasanya tak seindah yagn dipikirkan. Takdir pun sedang tak berpihak pada siapapun. Aku pun bermigrasi menuju Bratislavia.

 

 

Pukul 08.00 CET

 

Aku menilisik kembali jendela, tanggal 21 April 2009, ini tahun keenam aku tak kembali berjumpa dengan sahabat-sahabat lawasku. Kudengar Syakuntala telah menjadi istri seorang dokter dari kelaten, teman ayahnya sewaktu masih menjadi Mantri di kampung. Tapi dokter bejat! Karena terlibat skandal bisnis aborsi di Semarang. Syakuntala pun tak bahagia karena acap kali harus menanggung derita seratus kali lipat dari masa kecilnya, meski Ayahnya telah meninggal karena penyakit sampar. Tapi kini ia sering mendengar cacian dari mulut suaminya dari bui besi “KUDUNE CAH LONTE KOYO KOE TAK ABORSI SEJAK OROK, ASU NDASMU!!” akhir tahun 2008 kemarin tepatnya 28 Desember 2008, Syakuntala memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan menelan 49 pil euthanasia yagn berbahan dasar Nembutal.

 

Sedang Rengganis yang kini tinggal di Bandung pernah mengirimiku berita melalui e-mail, juga bercerita bahwa baru dua tahun belakangan ini dia memeluk agama Islam dengan taat setelah nasibnya buruk yagn menimpanya  3 tahun lalu, tepat sehari setelah kartini 22 April 2006, seorang teman prianya dan temannya telah membius dan memperkosanya dan dibuang ke daerah Sumatera. Dia mulai kecanduan obat-obat penenang dan akhirnya kembali ke bandung mendapat pertolongan dari Psychiatrist di Cisarua secara kontinu.

 

Kembali aku menelisik Hviezdoslavova yagn tak lagi dikerumuni anak-anak Indonesia yang ayah dan ibunya tinggal dan bekerja di Slovakia. Ingin rasanya hari ini keluar tapi semua pintu dan jendela telah terkunci rapat. Jaroslav takkan membiarkanku sedetikpun menikmati udara luar. Dia akan kembali ke rumah dengan keadaan mabuk berat dan kembali memukuli aku, karena tak bisa memberikan lagi keturunan kedua. Aku hilang hasrat untuk bercinta. Menjadi frigid.

 

Jenuh kurasakan hari ini, semangat Ibu Kartini telah pupus dalam dadaku. Tak ada lagi emansipasi yagn hidup dalam rongga otakku. Aku beranjak menuju closet ( lemari baju.red) dan mencari Dodot kesayanganku sewaktu pernikahan dengan Jaroslav di kampung dulu. Kukenakan hati-hati dan aku bersiap merias wajahku secantik mungkin.

 

Pikirku semangat Kartini telah lenyap dan harus kukobarkan kembali. Hari ini aku harus bebas, bebas semaunya. Kujatuhkan pandanganku ke arah pohon Ek karena ingin rasanya berada di sana. Kucari dan kutemukan kain panjang karena kain ini bisa membantuku untuk turun mencapai pohon Ek itu dari jendela kamarku ini, pikirku. Aku harus bisa.. harus bisa..!! tak terbantahkan!

Kursi kudorong menuju jendela dan kuikatkan kain itu kuat-kuat pada teralis besi yang tinggi supaya aku tidak jatuh ke dasar. Aku berdiri di atas kursi seraya mengikatkan bagian tubuhku dengan kain itu, bersiap untuk terjun menuju kebebasan dan..

 

Brakkk… kursi terhempas ke dasar lantai..

 

Di bawah pohon Ek, aku berdiri, berdiam diri menikmati udara pagi ini. Aroma segala rupa dunia tak lagi tercium, lalu

Aku bergegas meninggalkan Hviezdoslavova menuju rumah.. menuju rumah yang.. rumah yagn tak pernah kutau dimana..

Sebelum jauh meninggalkan cerita lama, kutolehkan lagi kepalaku menuju jendela kamarku yang kutinggal, kutatapi sekali lagi malang tubuh cantikku yang berbusana dodot yang tergantung tak bernyawa di ujung teralis besi.

 

Sekarang aku bebas bisa pergi.

 

 

 

 

 

Untuk Kartini, dunia dan Tuhan..

 

Apa salah kami sehingga menjadi bulan-bulanan dunia jika takdir memang mengkhendaki keberadaan kami seperti ini? Terlahir dari sebuah simbolisme kegagalan masa lampau, yagn Kami inginkan hanya sebatas hidup menjadi bebas dan normal tanpa takut harus mengakui masa lalu, tanpa harus dihukum oleh penilaian dan penalaran dari manusia yagn sok suci!!. Tanpa harus hidup termarjinalkan. Kami juga manusia, tidak ada yagn seberharga dan sebernilai manusia, tapi kami diperlakukan seperti sampah. Kami dilecehkan di wajah umum!!

Perjuangan Kartini memang dahsyat, tapi buat kami itu hanya cerita pun sejarah masa kanak belaka selama kami masih ditindas dan dieksploitasi.

 

 

Bekasi, at office 21 April 2009 (08.00-13.25 WIB)

Anastasia, Rizky dalam penantian document export ke Korea dan c/n menuju Lisbon, Portugal.

April 14, 2009

Lantas.. kamu menawarkan mati..

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 4:20 am

Hmm.. coba kmu ingat lg deh…

April 2006

saat embun masih membasahi punggung daun..
Waktu itu aku crita ttg cakrawala yang digambari derit lahye, malaikat kecil yang selalu menangis hingga jemu..
Aku berpikir.. mungkin ada baiknya kita sama2 meninggalkan dunia dan mulai menggambar awan dengna darah kita saja..
Darah yagn ngalir deras dari nadi yagn terputus satu persatu.. dan pembuluh darah yagn pecah akibat desakan id yagn tak terkendali..
Lalu setelah itu.. kita sama2 akan gila.. menyanyi dan melepas nyawa, tak sadar..
Tak sadar krn aku masih ingat bau neraka yang menyumbat hidung dan mengendap di otak2 kita yang beku?? Sampai2 kita meraung seperti binatang karena juga mentertawakan diri.. hahaha.. lucu yah??

Lantas.. kamu menawarkan mati..

Aku mengangguk…

aku melepas pakaianku dan mecari pisau dibalik saku celanamu. Awalnya aku ragu.. tapi, km sangat pintar dalam hal membedah dan merobek..
Pelan-pelan kamu membantuku menhunus jantungku.. berkali2.. darahku hampir habis.. tapi kamu terus berubah menjadi iblis dan terus mencongkel dadaku merabut jantung yagn masih berdegup kencang..
Aku bilang padamu.. “berhenti..!! berhenti!!” tapi km tidak pernah dengar, karena auman dari neraka lebih memekakkan telingamu daripada jeritan kesakitanku..
Tak lama.. aku bisa merasakan tanganmu yang besar masuk ke dalam lubang dadaku.. dan mencabut jantung yang masih harum darah.. lalu kamu hanya tersenyum… puasssss… aku mati seketika itu..

Aku beranjak… lalu duduk di samping jendela menatap bulan yagn separuh pucat karena ringkikan iblis tak menggema lagi.. kulangkahkan kakiku keluar, menatap sepanjang jalan Setia budhi……. Sangat lelahhhhhhh….dan sepiiiii… sama sepinya, sesepi ruang dadaku yang tak terdengar lagi detak jantung..

Aku kembali kepadamu.. dan kutanyakan lagi.. untuk apa jantung itu?? Lantas kau bilang untuk sesembahan raja iblis yagn dahsyat..
Hmm.. aku hanya mengangguk setuju.. dan kutanyakan lagi.. mau kau mutilasi tubuhku??.. kau hanya diam menggeleng tak tahu..
“lalu.. mau dibuang dimana mayatku?”
Km cm bilang.. “bale endah.. mungkin…”
“jangan.. jangan di sana.. terlalu sepi kl kau buang mayatku di sana, pulangkan saja aku ke tempatku.. biar aku bisa bermanja2 pada tanah darah lahirku”
Lalu kau mengangguk setuju.. dan membawa tubuhku menuju rumah..

Di perjalanan subuh itu.. aku bertanya lagi..
“hm.. aku masih pengen hidup,, bisa kah??”
“bisa.. klo kau mau.. tapi hanya setengah..”
“setengah?? Setengahnya lagi dimana?”
“mati dan akan kubawa ke Kalimantan lalu ke neraka”
“ah ya.. buat apa? Iblis?”
“iya.. “
“hmm.. iya aku mengerti, dan kamu?? Kenapa tidak ikut mati juga?”
“masih ada ikatan dinas di departemen kehakiman, tidak bisa..”
“aku rasa bisa … kamu bisa mati sekarang atau minggu depan.. aku masih mau menunggu”
“tidak perlu.. aku blm siap”
“ ah ya.. aku mengerti sekarang apa itu bajingan..”
“benarkah?? Sapa yang mengajarimu?”
“Takdir yagn bilagn begitu..”
“hmm..mungkin”
“tapi saya masih tidak mengerti.. terangkan sekali lagi.. kenapa kmu bilang kmu juga mensujudkan kepala di masjid? Padahal kamu adalah murni pembankang?”
“jangan Tanya!”
“ya.. baiklah.. minggu depan, aku harap kamu celaka.. bagaimana?”
“benarkah?”
“iya.. baru saja aku berbicara pada Tuhan, memohon…”
“hmm.. km juga sagnat pintar menyeretku dalam derita, belajar darimana?”
“belajar dari waktu.. waktu yagn bilang begitu”

Sminggu kemudian Mei 2006..
“kamu datang juga?? Sudah mati??”
“baru setengah.. aku tabrakan tadi di moh. Toha”
“tapi .. kamu masih punya stengah untuk hidup, sama seperti aku..”
“tidak.. sudah mati setengah.. dan setengahnya kau pegang erat2 untuk dilebur di neraka”
“hmm.. Tuhan maha Adil.. kalo gitu.. sekarang.. kasih saya jantung itu.. bisa??”
“sudah busuk, sudah di buang di sungai citarum, masih berminat?”
“masih.. itu kan jantungku.. mau kusimpan saja, atau kutanam dekat2”
“jangan bermimpi.. sudah, sana pergi.. sudah ada yagn menungguku..”
“menunggu kamu?? Neraka kah??”
“iya.. “
“kalau gitu.. aku pamit.. sampai ketemu di negeri akhir.. aku masih rindu ingin mendebatmu habis2an..”
“kamu mau kemana sekrang??”
“berterbangkan kesana kemari, atau duduk menahan sakit..”
“kenapa bisa?”
“dagingku selalu menjerit, kadang aku tidak bisa tahan, dorongan id”
“aku minta maaf klo begitu”
“sudahlah..”

April 2009

Aku mencarimu.. kamu dimana?? Apa kmu benar2 sudah mati? Atau masih berterbangan menunggu tiupan sasangkala yagn memekakkan telinga??

Kamu dimana? Aku mau hidup lagi.. sekaliii lagii.. kembalikan semua darah, daging yang membusuk, juga jantung yang telah dilahap ulat2 tanah..

Lama kupandangi dunia luar dari jendela kamarku..
Dalam hati bicara “aku ingin hidup sehidup-hidupnya atau mati semati2nya..”
Smbil berdoa, aku menelan obat lagi.. menenangkan pikiran yang bertarung kelahi..

February 18, 2009

pencarian jati diri, tapi masih terobsesi?

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 6:09 am

Pencarian ini ternyata masih sangat panjang dan berliku. Hanya karena sebuah obsesi yang belum tersesatkan dahaganya, semua malah terkadang hanya menambah dereten kesedihan di pelataran rinduku. Bagiku, semua tidak pernah ada kata berhenti dan janganlah tertunda sedetikpun, karena hidupku takkan lama, takkan pernah lama

 

 

Dari beberapa peristiwa sebelumnya, aku merunut semua penyebab dari ketidakseimbangan rohani ini. Munkin lampau masa lalu yang masih tergores dalam ingatan semua orang telah merebut hak ku untuk bisa berharap seperti kebanyakan orang normal lainnya. Lagi lagi aku hanya bisa bersabar dan menghela napas. Baiknya.. aku sedang belajar jika kemungkinan terburuk menamparku habis2an di saat waktunya.

 

Hidup memang tidak untuk terlalu ambisi mengejar sebuah obsesi. Sesungguhnya kemenangan itu mutlak di hadapanku, namun sesuatu telah terjadi dan membangunkanku dalam lelapnya manis mimpi. Tapi sudahlah.. apa boleh dikata?? Toh.. semua sudah dilalui dan aku masih bertahan hidup meski dengan setengah nafas dan ketidakseimbangan rohani..

 

Sebenarnya aku sunggu lelah.. lelah sekali jika harus memaksakan semua ini.. hilir mudik pengalaman-pengalaman yagn menyenankan dan menyedihkan aku rangkum melebur jadi satu. Masih sering kutemui diriku diam sendiri, tertunduk, tak berjejak.. entahlah apa yagn sedang aku lakukan dengna diriku?? Apa aku sedagn melawan takdir?? Atau sedang menerpurukkan diriku ke tahap yagn lebih jauh? Atau mungkin aku sedang tak berselera untuk mengakui diriku?? Seperti yang hari ini??

 

Kalo boleh diukur.. sungguh ketidakseimbangan ini harusnya tidak bisa dibiarkan ada tertanam di sini.. toh, datang dan perginya pun berkala.. kadang ada yagn datang degnan sejuta harapan, tapi apa boleh buat jg? Tenyta tak bisa menyesatkan dahaga akan obsessi ini.. kadang banyak yagn berlalu Karena diri ternyata masih impontensi untuk menaruh mimpi besar pada satu individu itu..

 

Ya Allah SWT.. kalo saja aku boleh memilih..

Aku  takkan pernah tinggal menapaki seribu pilihan.. aku pun, toh.. sadar dan menginsafi segala daya upaya yang berakhir dengan bilangan detik.

Aku berusaha tidak pernah menyerah melalui semua ini, tapi terkadang hidup terasa sungkan karena Engkau mengetahui adanya kesaksian itu benar adanya..

 

 

Seperti hari ini..

Kalo saja harapan itu terasa jelas.. mungkin bisa sedikit membuat hariku tampak lebih bercahaya dari semesti.. karena seperti biasanya sedang tak berselera untuk bergumam..

sungguh manis rasanya..

Filed under: Uncategorized — anastasia87 @ 5:58 am

saat hari lelah sepertiini berlalu jatuh satu persatu di kakiku..

aku pun tersenyum..seraya mengingat kembali masa indah dan suram yagn entah nyata entah tidak…

di kala smua impian menjadi satu seutuhnya.. aku pun menatap gerimis yang retak beribu dari kaca kantorku..

kebahagiaan ini yagn telah kudapat dari perjalanan yang menghabiskan setengah masa hidupku, takkan mau kuganti dengan apapun..

kebahagiaan akan sebuah kesadaran yagn lahir dari keilahian Tuhan yang Agung.. meski terlahir dari sebuah black diary yang berpotensi untuk menyusahkanku menuju negeri terakhir itu..

tapi aku yakin .. dari black diary itu lah. aku menemukan kunci kebahagian sejatinya.. aku yang telah menemukan kebahagian. hulu hilir.. aku berlari dan kembali pulang.. dengan luka menganga.. tapi tak apalah.. karean kebahagiaan ini telah ditakdirkan untuk tetep tersemayam dalam hatiku hingga ajal nanti.. lallu..

masih di tengah gerimis yang pecah beribu.. aku terus merasakan nikmatnya anugrah akan kesadaran yang tiada duanya ini.. aku yang telah melihat indah Tuhanku.. aku yang telah meliahat keistimewaan hidupku. penuh liku dan tak terbayar.. aku yagn telah menemukan rumah dlm pelukan ibuku..

dan aku pun kembali pulang.. tersenyumm..

ya Illahi.. terimakasi untuk kesempatan kedua dan atas kesadaran ini..

sungguh manis rasanya..

Next Page »

Blog at WordPress.com.